Categories: Uncategorized

[Lirik+Terjemahan] GEMN – Fatal | Mio Kitchen| Mio Kitchen


Mata yume kara sameru nureta mabuta wo akeru

Kuruoshii hodo omoi nokosu tooi hi no muryokusa wo norou

Mi wo yakareru you na zetsubou mo kate ni wa narou ka

Akogare ni kogareru mama moyashi tsudzuketeiru

Kirakira ohoshi-sama yadoshita anata no eyes

Karakara kawaite kawaisou na lack of ai?

Subete wo kodoku kara sukuu mabushii hikari

Boku ni dake ochiru kage wa anata no sei?

Chimeiteki na ketsuraku wo kureta ne

Migatte na kyosei kuruwasareta sei

Onegai koe wo kikasete koe wo kikasete

Karamatte yugande shimatta kizu sae

Kureta no wa anata dake anata dake

(Ah anata dake anata dake)

Onegai boku wo mite ite boku wo mite ite

Shukumei ni kizamareta itami sae buki ni shite

Itsuka no koukai sura teraseru you ni

Anata ga inai to ikite ikenai

Nani mo kamo sasagete shimatte mo ii

Anata no ai ga mada taranai

Kaketa mono wa nani de umetara ii?

Chimeiteki chimeiteki chimeiteki na ai

Unmeiteki unmeiteki unmeiteki na I

Hitsuzenteki hitsuzenteki hitsuzenteki na ai

Boku wo mite ite ne saiai no fatal!

Kirakira ohoshi-sama yadoshita anata no eyes

Karakara kawaite kawaisou na lack of ai?

Haruka kanata kara hanatareta utsukushisa ni

Yakareta me mogareta hane souteiteki daten

Arayuru shikai wo jack

Sono kagayaki wa egoistic

Mune no oku shimaatta kanjou sae

Hippahri dashite shouka shite

Boku to iu unmei wo zenbu dakishimete iku

Anata ga inai to ikite ikenai

Mabushisa de kono mi wo terashite hoshii

Anata no ai ga mada taranai

Yume no naka de morau shika nai no ni

Chimeiteki chimeiteki chimeiteki na ai

Unmeiteki unmeiteki unmeiteki na I

Hitsuzenteki hitsuzenteki hitsuzenteki na ai

Dare no mono demo nai saiai no fatal!

Nando kuyanda darou

Nando norotta darou

Dore hodo no koufuku wo sosoida to shite mo

Mitasareru koto no nai utsuwa

Nando yume mita darou

Nando negatta darou

Boku no mune de umi tsudzuketeiru kizu wo naderu te wo

Kono butai de agaku koto wo yamenai

Tada hitotsu no ai ni chikazukitai

Kataku sadamatta kono shukumei

Ano hoshi no hikari kara koboreta yami

Anata ga inai to ikite ikenai

Nani mo kamo sasagete shimatte mo ii

Anata no ai ga mada taranai

Kaketa mono wa nani de umetara ii?

Chimeiteki chimeiteki chimeiteki na ai

Unmeiteki unmeiteki unmeiteki na I

Hitsuzenteki hitsuzenteki hitsuzenteki na ai

Boku wo mite ite ne saiai no fatal!

Saiai no fatal!

また夢から覚める 濡れた瞼を開ける

狂おしいほど思い残す 遠い日の無力さを呪う

身を焼かれるような絶望も糧にはなろうか

憧れに焦がれるまま燃やし続けている

キラキラお星様宿したあなたの eyes

カラカラ渇いて可哀想な lack of 愛? 

全てを孤独から救う眩しい光

僕にだけ落ちる影はあなたのせい? 

致命的な欠落をくれたね

身勝手な巨星 狂わされた生

お願い 声を聞かせて 声を聞かせて

絡まって歪んでしまった傷さえ

くれたのはあなただけ あなただけ

(Ah あなただけ あなただけ)

お願い 僕を見ていて 僕を見ていて

宿命に刻まれた痛みさえ武器にして

いつかの後悔すら照らせるように

あなたがいないと生きていけない

何もかも捧げてしまってもいい

あなたの愛がまだ足らない

欠けたものは何で埋めたらいい? 

致命的 致命的 致命的な愛

運命的 運命的 運命的な I

必然的 必然的 必然的な哀

僕を見ていてね 最愛のファタール!

キラキラお星様宿したあなたの eyes

カラカラ渇いて可哀想な lack of 愛? 

遥か彼方から放たれた美しさに

灼かれた眼 もがれた羽根 創造的堕天

あらゆる視界をジャック

その輝きはエゴイスティック

胸の奥仕舞った感情さえ

引っ張り出して昇華して

僕という運命を全部抱きしめていく

あなたがいないと生きていけない

眩しさでこの身を照らして欲しい

あなたの愛がまだ足らない

夢の中でもらうしかないのに

致命的 致命的 致命的な愛

運命的 運命的 運命的な I

必然的 必然的 必然的な哀

誰のものでもない 最愛のファタール!

何度悔やんだだろう

何度呪っただろう

どれほどの幸福を注いだとしても

満たされることのない器

何度夢見ただろう

何度願っただろう

僕の胸で膿み続けている傷を撫でる手を

この舞台で足掻くことをやめない

ただ一つのアイに近づきたい

固く定まったこの宿命

あの星の光からこぼれた闇

あなたがいないと生きていけない

何もかも捧げてしまってもいい

あなたの愛がまだ足らない

欠けたものは何で埋めたらいい? 

致命的 致命的 致命的な愛

運命的 運命的 運命的な I

必然的 必然的 必然的な哀

僕を見ていてね 最愛のファタール!

最愛のファタール

INDONESIA:

Lagi-lagi aku terbangun dari mimpi, aku membuka kelopak mata yang basah

Aku mengutuk ketidakberdayaan di masa lalu yang menyisakan kenangan menyakitkan

Apakah keputusasaan yang membakar tubuh ini bisa menjadi energiku?

Aku terus membakar diriku seiring dengan kerinduan yang menggelora

Bintang-bintang yang berkilauan berteduh di dalam matamu

Semuanya kering dan menyedihkan karena kurangnya cinta?

Cahayamu yang menyilaukan menyelamatkan semua dari kesepian

Apakah bayangan yang hanya jatuh padaku adalah karenamu?

Kau telah memberiku kekurangan yang begitu fatal

Bintang besar yang egois, kehidupan yang terganggu

Kumohon, perdengarkan suaramu, perdengarkan suaramu

Bahkan untuk luka yang kusut dan menyimpang itu

Yang memberikannya hanyalah dirimu, hanya dirimu

(Ah, hanya dirimu, hanya dirimu)

Kumohon, tetap perhatikan aku, tetap perhatikan aku

Rasa sakit di takdir ini bahkan akan kujadikan senjata

Agar bisa menerangi penyesalan yang ada di masa lalu

Aku tak bisa hidup jika tanpamu

Aku rela mengorbankan segalanya untukmu

Cinta darimu masih belum cukup

Dengan apa aku harus mengisi kekosongan ini?

Cinta yang fatal, cinta yang fatal, cinta yang fatal

Diriku yang fatal, diriku yang fatal, diriku yang fatal

Kesedihan yang fatal, kesedihan yang fatal, kesedihan yang fatal

Tetap perhatikan aku, fatalku yang tercinta!

Bintang-bintang yang berkilauan berteduh di dalam matamu

Semuanya kering dan menyedihkan karena kurangnya cinta?

Keindahanmu yang terpancar dari kejauhan bisa membuat

Mata terbakar, sayap menjadi patah, kejatuhan kreatif dari surga

Menguasai setiap pandangan

Kau bersinar terang dengan egoisnya

Bahkan perasaan yang tersembunyi di hati

Tertarik keluar dan langsung menyublim

Aku akan mendekap semua takdirku

Aku tak bisa hidup jika tanpamu

Aku ingin kilau cahayamu menyinari tubuhku

Cinta darimu masih belum cukup

Aku hanya bisa mendapatkannya dalam mimpi

Cinta yang fatal, cinta yang fatal, cinta yang fatal

Diriku yang fatal, diriku yang fatal, diriku yang fatal

Kesedihan yang fatal, kesedihan yang fatal, kesedihan yang fatal

Kau bukan milik siapapun, fatalku yang tercinta!

Berapa kali aku menyesal?

Berapa kali aku mengutuk?

Seberapa banyak pun kebahagiaan yang dituangkan

Kekosongan ini tak pernah terpenuhi

Berapa kali aku bermimpi?

Berapa kali aku berharap?

Untuk tanganmu yang membelai luka yang terus membusuk di hatiku

Aku takkan berhenti berjuang di panggung ini

Aku ingin mendekati cinta yang satu-satunya

Takdir ini sudah ditetapkan dengan tegas

Itulah kegelapan yang jatuh dari cahaya bintang itu

Aku tak bisa hidup jika tanpamu

Aku rela mengorbankan segalanya untukmu

Cinta darimu masih belum cukup

Dengan apa aku harus mengisi kekosongan ini?

Cinta yang fatal, cinta yang fatal, cinta yang fatal

Diriku yang fatal, diriku yang fatal, diriku yang fatal

Kesedihan yang fatal, kesedihan yang fatal, kesedihan yang fatal

Tetap perhatikan aku, fatalku yang tercinta!

Fatalku yang tercinta

rasasalsa166@gmail.com

Recent Posts

Dorama World: Quick Review #56: Ryoujin no ono | Mio Kitchen

Title: Ryoujin no ono / 両刃の斧Rating: 7 / 10Recommended for: Those who like thought-provoking but slow-paced suspense stories…

5 menit ago

Scincidae) from the Serra da Neve Inselberg, southwestern Angola | Mio Kitchen

 Panaspis ericae   Marques, Parrinha, Lopes-Lima, Tiutenko, Bauer & Ceríaco, 2024photos by Arthur Tiutenko. AbstractFour species of the…

30 menit ago

Megophryidae) confirms underestimated diversity in the Gaoligong Mountains, with the description of A New Species | Mio Kitchen

 Xenophrys yingjiangensis Wu, Yu, Chen & Che,  in Wu, Yu, Chen, Kilunda, Zhang, Zuo, Zuo, Duan et Che,…

46 menit ago

Sukina Otoko to Wakaretai (2024) – 07+08 SUBTITLE INDONESIA | Mio Kitchen

Kembali lagi bersama Wibusubs dalam garapan dorama baru musim semi! Ini dia dorama musim semi…

2 jam ago

[Paleontology • 2024] Jurassic Fossil Juvenile reveals prolonged Life History in early Mammals | Mio Kitchen

AbstractLiving mammal groups exhibit rapid juvenile growth with a cessation of growth in adulthood. Understanding…

4 jam ago

Species New to Science: Limnonectes | Mio Kitchen

Red circles on the map represent genetic sampling localities for Limnonectes cassiopeia, new species, blue diamonds…

5 jam ago