Categories: Uncategorized

Pemkab Solsel Sosialisasi Penyusunan Laporan Inovasi Daera Tahun 2023 dan Penguatan Inovasi Tahun 2024 | Mio Kitchen


 

Solok Selatan (Indomen) – Pemerintah Kabupaten Solok Selatan terus berupaya untuk melahirkan inovasi-inovasi baru dalam penyelenggaraan pemerintah daerah. Targetnya dengan berinovasi, maka pelayanan publik terus meningkat, begitu juga dengan daya saing daerah.

Hal ini disampaikan Bupati Solok Selatan melalui Sekretaris Daerah H. Syamsurizaldi dalam Sosialisasi Penyusunan Laporan Inovasi Daerah Tahun 2023 dan Penguatan Inovasi Daerah Tahun 2024 di Aula Sarantau Sasurambi Kantor Bupati Solok Selatan, Kamis (11/7/2024).

“Inovasi itu jadi kunci bagi semua organisasi, termasuk pemerintah. Tanpa inovasi, organisasi tidak akan berdaya saing, tidak akan ada keunggulan dalam menghadapi perkembangan global, begitu juga dengan lingkungan organisasi tersebut,” kata Syamsurizaldi siang ini.

Menurutnya, perubahan adalah sebuah keniscayaan, namun jika tidak terjadi perubahan tidak akan mati. Namun tanpa inovasi, sebuah organisasi bisa mati atau kalah saing dibanding dengan organisasi lain.

Banyak faktor yang memengaruhi inovasi daerah, mulai dari sumber daya manusia, kepemimpinan, infrastruktur, dan lingkungan organisasi. Sehingga dibutuhkan kerja sama seluruh pihak di OPD untuk menghasilkan dan melaksanakan inovasi serta melaporkan pelaksanaannya.

Untuk diketahui, pengembangan inovasi daerah merupakan sebuah sistem terintegrasi yang mencakup kebijakan, penataan unsur kelembagaan, jaringan dan sumber daya, serta pengembangan dan pengawasan.

Kabupaten Solok Selatan terus menunjukkan peningkatan dalam hal inovasi daerah. Pada 2021, tercatat nilai Indeks Inovasi Daerah sebesar 22,24 dengan kategori kurang inovatif dan berada pada posisi 228 dari 415 kabupaten di Indonesia.

Pada tahun berikutnya terjadi peningkatan dengan kategori inovatif dan nilai indeks 53,14 poin. Menduduki posisi 114 dari 415 kabupaten se-Indonesia.

Kemudian pada 2023, peringkat meningkat menjadi posisi 89 dengan kategori inovatif, namun terjaid penurunan nilai indeks nilai menjadi 53,02 poin.

“Kendati ada peningkatan capaian, namun kita tidak boleh berhenti untuk melakukan inovasi. Kita harus berupaya lebih keras lagi, supaya indeks inovasi Solok Selatan terus meningkat,” tandasnya.

Adapun sosialisasi ini menghadirkan narasumber dari Badan Strategi Kebijakan Kementerian Dalam Negeri dan Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Sumatera Barat. (Desri Wahida)

rasasalsa166@gmail.com

Recent Posts

Troodontidae) from the Upper Cretaceous Baruungoyot Formation of Mongolia | Mio Kitchen

Harenadraco primaS. Lee, Y.-N. Lee, Park, Kim, Badamkhatan, Idersaikhan & Tsogtbaatar, 2024 artwork by Yusik ChoiABSTRACTAmong…

3 jam ago

Saat JK Bertemu Pemimpin Hamas, 5 Tokoh Muda NU ‘Menjilat’ Presiden Israel | Mio Kitchen

DEMOCRAZY.ID - Pada momen pertemuan mantan Wakil Presiden Republik Indonesia, yang juga menjabat sebagai Ketua…

3 jam ago

Sebelum 5 Nahdliyin Ketemu Presiden Israel, Sekjen NU Yahya Cholil Staquf Bertemu Benjamin Netanyahu 6 Tahun Lalu | Mio Kitchen

Sebelum 5 Nahdliyin Ketemu Presiden Israel, Sekjen NU Yahya Cholil Staquf Bertemu Benjamin Netanyahu 6…

3 jam ago

‘Solusi Kebaikan Negeri, Tangkap Jokowi’ | Mio Kitchen

'Solusi Kebaikan Negeri, Tangkap Jokowi'Oleh: M. Rizal FadillahPemerhati Politik dan Kebangsaan NEGERI ini bermasalah dengan tingkat …

4 jam ago

Gus Nadir Bongkar ‘Jaringan’ Yang Atur Pertemuan Cendikiawan Nahdliyin dan Presiden Israel | Mio Kitchen

DEMOCRAZY.ID - Intelektual Nahdlatul Ulama (NU), Prof KH Nadirsyah Hosen atau yang akrab dipanggil Gus…

4 jam ago

‘Kunjungan 5 Intelektual Muda Nahdliyin ke Presiden Israel, Bagian Strategi Hasbara?’ | Mio Kitchen

'Kunjungan 5 Intelektual Muda Nahdliyin ke Presiden Israel, Bagian Strategi Hasbara?'Kunjungan sejumlah cendekiawan Nahdliyin ke…

4 jam ago