Categories: Uncategorized

Terkait Temuan BPK di Pandeglang, Rp2,5 Miliar Sudah Dikembalikan ~ Mio KitchenKoran Mio Kitchen | Mio Kitchen


BPK RI Perwakilan Banten menemukan adanya kelebihan
pembayaran yang dilakukan oleh sejumlah Organisasi Perangkat Daerah
(OPD) di Pandeglang, yang berpotensi merugikan negara. (Dok. BPK RI
Banten)

 

 Pandeglang:  KB Inspektorat Kabupaten
Pandeglang mencatat, nilai kerugian negara yang sudah disetorkan
sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah
Kabupaten (Pemkab) Pandeglang ke kas daerah mencapai Rp2,5 miliar.

Pengembalian
itu merupakan tindak lanjut OPD atas temuan Badan Pemeriksa Keuangan
(BPK) RI Perwakilan Banten, terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah
(LKPD) tahun 2023.

“Per Jumat
(5/7/2024) kemarin kan sudah 80 persen dari total yang harus
dikembalikan, jadi sekitar Rp2,5 miliar yang sudah disetorkan ke kas
daerah,” ujar Inspektur Inspektorat Pandeglang, Hasan Bisri, Senin
(8/7/2024).

Dia menyebut, jumlah itu berasal dari
beberapa OPD, seperti Sekretariat Daerah (Setda), Dinas Kesehatan
(Dinkes), Dinas Sosial (Dinsos), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), dan Badan
Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

“Alhmadulillah yang sudah menyelesaikan itu Setda, DLH, Dinsos, Dinkes, dan BPBD,” ujarnya.

Hasan
Bisri menerangkan, realisasi kepatuhan OPD dalam mengembalikan
kelebihan pembayaran itu sudah mendekati angka total yang harus
diserahkan, yakni sekitar Rp3,1 miliar. Dia mengakui masih ada beberapa
OPD lagi yang belum menyelesaikan tanggung jawabnya, diantaranya
Sekretariat DPRD, PUPR, Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga
(Dindikpora), dan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP).

“Beberapa temuan kepatuhan tinggal
sedikit lagi, yaitu yang pengembalian itu. PUPR, Dinas Pendidikan,
Sekretariat DPRD juga sedikit lagi. Mudah-mudahan Minggu ini selesai,”
kata dia.

Pihaknya pun sudah
mengingatkan OPD yang belum memenuhi kepatuhan dengan menyetorkan ke kas
daerah, agar secepat mungkin menuntaskan masalahnya. Mengingat BPK
memberi batas waktu penyelesaian sampai tanggal 21 Juli 2024.

“Jika tidak, Inspektorat akan menyerahkan masalah itu ke Aparat Penegak Hukum,” ucap mantan Kepala Dindikpora Pandeglang itu.

rasasalsa166@gmail.com

Recent Posts

Scincidae) from the Serra da Neve Inselberg, southwestern Angola | Mio Kitchen

 Panaspis ericae   Marques, Parrinha, Lopes-Lima, Tiutenko, Bauer & Ceríaco, 2024photos by Arthur Tiutenko. AbstractFour species of the…

25 detik ago

Megophryidae) confirms underestimated diversity in the Gaoligong Mountains, with the description of A New Species | Mio Kitchen

 Xenophrys yingjiangensis Wu, Yu, Chen & Che,  in Wu, Yu, Chen, Kilunda, Zhang, Zuo, Zuo, Duan et Che,…

16 menit ago

Sukina Otoko to Wakaretai (2024) – 07+08 SUBTITLE INDONESIA | Mio Kitchen

Kembali lagi bersama Wibusubs dalam garapan dorama baru musim semi! Ini dia dorama musim semi…

2 jam ago

[Paleontology • 2024] Jurassic Fossil Juvenile reveals prolonged Life History in early Mammals | Mio Kitchen

AbstractLiving mammal groups exhibit rapid juvenile growth with a cessation of growth in adulthood. Understanding…

4 jam ago

Species New to Science: Limnonectes | Mio Kitchen

Red circles on the map represent genetic sampling localities for Limnonectes cassiopeia, new species, blue diamonds…

4 jam ago

Aenetus) from Australia and Papua New Guinea | Mio Kitchen

 AbstractFour new Aenetus Herrich-Schäffer species are described from northern Australasia; Aenetus simonseni sp. nov. from the top-end of the Northern Territory, Australia, A.…

5 jam ago