Categories: Uncategorized

Warnai Umur dengan Syukur dan Tafakkur | Mio Kitchen


 

السلام عليكم و رحمة الله و بركاته

بسم الله و الحمد لله
اللهم صل و سلم على سيدنا محمد و على أله
 و صحبه أجمعين

💥💥💥💥💥💥💥💥💥💥💥💥💥💥

Muharram menjadi awal tahun baru Islam.
Seiring datangnya tahun baru, usia kita juga semakin bertambah. Terus
bergulirnya waktu dan bertambahnya umur ini harus kita warnai dengan banyak
melakukan bersyukur sebagai wujud terimakasih kepada Allah atas nikmat di
dunia. Selain syukur, kita juga harus bertafakkur (merenung dan berfikir)
tentang apa yang telah kita lakukan selama ini. Semua itu untuk meningkatkan
kualitas hidup kita di dunia.

 

Teks
khutbah Jumat berikut ini berjudul 
KhutbahJumat: Warnai Umur dengan Syukur dan Tafakkur“. Untuk
mencetak naskah khutbah Jumat ini, silakan klik ikon print berwarna merah di bawah artikel ini (pada tampilan desktop). Semoga bermanfaat! 



 



Khutbah I

الْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ،
وَبِهِ نَسْتَعِيْنُ عَلَى أُمُوْرِ الدُّنْيَا وَالدِّيْنِ، وَالصَّلَاةُ
وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ اْلأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ، نَبِيِّنَا
مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلَى اٰلِهِ وَأَصْحَابِهِ
وَالتَّابِعِيْنَ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلىَ يَوْمِ الدِّيْنِ، أَشْهَدُ
أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا الله وَحْدَه لَاشَرِيْكَ لَهُ الْمَلِكُ الْحَقُّ
اْلمُبِيْن. وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَـمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ
صادِقُ الْوَعْدِ اْلأَمِيْن أَمَّا بَعْدُ فَيَا أَيُّهَا الْحَاضِرُوْنَ. اِتَّقُوا
اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوْتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ. فَقَالَ
اللهُ تَعَالَى: يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ وَلْتَنْظُرْ
نَفْسٌ مَّا قَدَّمَتْ لِغَدٍۚ وَاتَّقُوا اللّٰهَۗ اِنَّ اللّٰهَ خَبِيْرٌ ۢ
بِمَا تَعْمَلُوْنَ

Ma’asyiral Muslimin jamaah Jumat
Rahimakumullah

Menjadi keniscayaan bagi kita semua untuk
senantiasa bersyukur atas anugerah nikmat yang tak mungkin bisa kita hitung
satu persatu di antaranya adalah nikmat umur panjang sehingga pada detik ini
kita masih bisa berjumpa dengan tahun baru Islam yakni di bulan Muharram.

Wujud syukur atas nikmat ini harus kita
tancapkan dalam hati, ucapkan melalui lisan, dan wujudkan melalui tindakan agar
nikmat-nikmat yang kita terima senantiasa langgeng dan ditambah terus oleh
Allah swt.

 

Kita
diperintahkan untuk tidak mengufuri nikmat yang telah dianugerahkan Allah,
walaupun itu kita nilai sebagai sesuatu yang kecil. Kita harus bersyukur karena
banyak orang-orang di bawah kita yang sangat mengharap-harapkan nikmat itu.
Rasulullah saw telah mengingatkan dalam haditsnya:

 

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه قَالَ:
قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم: انْظُرُوا إِلَى مَنْ هُوَ أَسْفَلَ
مِنْكُمْ، وَلَا تَنْظُرُوا إِلَى مَنْ هُوَ فَوْقَكُمْ، فَهُوَ أَجْدَرُ أَنْ لَا
تَزْدَرُوا نِعْمَةَ اَللَّهِ عَلَيْكُمْ. مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ


 

Artinya, “Dari
Abu Hurairah berkata, Rasulullah saw bersabda: “Pandanglah orang yang
berada di bawah kalian, jangan memandang yang ada di atas kalian, itu lebih
patut membuat kalian tidak mengkufuri nikmat Allah.”
 (HR.
Muttafaq alaih).

 

Wujud syukur ini
juga bisa kita wujudkan dengan menguatkan keimanan dan ketakwaan kita kepada
Allah swt yakni dalam bentuk menjalankan perintah Allah dan menjauhi
larangan-Nya.
 

Karenanya pada
momentum Jumat mulia ini, mari kita kuatkan keimanan dan ketakwaan sebagai wujud
ketaatan kepada Allah karena dua hal inilah yang paling sering diperintahkan
Allah pada manusia dan termaktub dalam Al-Qur’an. Di antaranya tertulis dalam
surat Al-Hasyr Ayat 18:
 

يٰٓاَيُّهَا
الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَّا قَدَّمَتْ لِغَدٍۚ
وَاتَّقُوا اللّٰهَۗ اِنَّ اللّٰهَ خَبِيْرٌ ۢ بِمَا تَعْمَلُوْن

 

Artinya, “Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah
dan hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari
esok (akhirat). Bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Mahateliti
terhadap apa yang kamu kerjakan.”

 

Ma’asyiral
Muslimin jamaah Jumat rahimakumullah

Pada kesempatan
kali ini, Khatib akan menyampaikan materi yang mengajak dan mengingatkan kita
semua untuk senantiasa mewarnai umur yang terus berjalan ini dengan bersyukur
dan tafakkur. Kita perlu sadar, bahwa bertambahnya umur atau usia bukan hanya
soal angka. Bertambahnya umur juga harus menjadi momentum untuk merenung dan
bersyukur atas segala hal yang telah kita alami dan capai. Dua hal yang penting
kita lakukan untuk mewarnai umur kita agar bisa terus lebih baik adalah dengan
syukur dan tafakkur.
 

Terlebih di
akhir tahun dan awal tahun baru, merenung dan berfikir menjadi aktivitas yang
penting untuk dapat memberikan makna yang lebih dalam pada bertambahnya umur
kita. Tafakkur menjadi waktu untuk berhenti sejenak dan memikirkan perjalanan
hidup yang telah kita tempuh, tantangan yang telah kita hadapi, dan pelajaran
yang telah kita ambil. Dalam tafakkur, kita mengingat kembali masa lalu,
mengevaluasi masa kini, dan merencanakan masa depan.
 

Rasulullah saw
bersabda dalam hadits riwayat Al-Hakim:
 

مَنْ كَانَ
يَوْمُهُ خَيْرًا مِنْ أَمْسِهِ فَهُوَ رَابِحٌ، وَمَنْ كَانَ يَوْمُهُ مِثْلَ
أَمْسِهِ فَهُوَ مَغْبُوْنٌ، وَمَنْ كَانَ يَوْمُهُ شَرًّا مِنْ أَمْسِهِ فَهُوَ
مَلْعُوْنٌ

 

Artinya: “Siapa saja yang hari ini lebih baik dari hari kemarin, maka
ia (tergolong) orang yang beruntung. Siapa saja yang hari ini sama dengan hari
kemarin, maka ia (tergolong) orang yang merugi. Siapa saja yang hari ini lebih
buruk dari hari kemarin, maka ia orang yang dilaknat (celaka).” 

 

Dengan tafakkur
kita menghargai setiap momen perjalanan hidup dan mengambil hikmahnya. Dengan
tafakkur kita bisa melihat sejauh mana kita telah berkembang sebagai individu
dalam berbagai hal seperti perkembangan emosional, mental, spiritual, dan juga
perkembangan kesejahteraan kita. Tafakkur memberikan kesempatan kita untuk
merencanakan masa depan dengan lebih bijaksana dengan memahami apa yang telah
terjadi di masa lalu dan apa yang kita inginkan di masa depan
ز
  

Ma’asyiral
Muslimin jamaah Jumat rahimakumullah

Setelah kita
tafakkur pada nikmat Allah, maka rasa syukur akan semakin bertambah dalam diri
kita. Bersyukur ini bukan dalam artian dalam lisan seperti mengucapkan kalimat
‘Alhamdulillah’ saja. Namun syukur yang diharapkan adalah syukur yang semakin
menyadarkan diri kita bahwa Allah merupakan kekuatan paling besar dalam
kehidupan kita. Imam Ghazali dalam Kitab Ihya Ulumiddin mengatakan bahwa yang
diharapkan dari syukur adalah menggunakan nikmat dari Allah dalam
menyempurnakan hikmah untuk apa nikmat itu diciptakan, yaitu ketaatan dalam
arti luas kepada Allah.
 

Imam Al-Ghazali
pun menjelaskan bahwa syukur tersusun dari tiga hal. Pertama adalah ilmu yakni
dengan menyadari bahwa kenikmatan yang diterima kita ini semata-mata dari Allah
swt. Kedua adalah hal atau keadaan dengan menyatakan kegembiraan karena
memperoleh kenikmatan. Ketiga adalah amal yakni menunaikan sesuatu yang sudah
pasti menjadi tujuan serta dari yang memberi kenikmatan. 
 

Syukur yang
senantiasa tumbuh dalam hati akan menjadikan segala sesuatu terasa ringan dan
menyenangkan karena syukur adalah sarana meraih kebahagiaan. Dengan syukur,
hati dan pikiran akan bersih dari beban, tidak terasa diberatkan akan hal-hal
yang tidak semestinya kita pikirkan. Syukur akan menumbuhkan sifat qanaah dan
menjadi hamba yang taat. 
 

Rasulullah saw
bersabda dalam hadits riwayat Ibnu Majah:

 

كُنْ وَرِعًا
تَكُنْ أَعْبَدَ النَّاسِ وَكُنْ قَنِعًا تَكُنْ أَشْكَرَ النَّاسِ

 

Artinya: “Jadilah orang yang wara’, maka engkau akan menjadi hamba
yang paling berbakti. Jadilah orang yang qana’ah, maka engkau akan menjadi
hamba yang paling bersyukur.” 

 

Ma’asyiral
Muslimin jamaah Jumat rahimakumullah

Demikian
pentingnya tafakkur dan syukur atas nikmat umur yang telah dianugerahkan Allah
kepada kita. Semoga, pada momentum tahun baru hijriah kali ini, kita dapat
melakukan perenungan dan berfikir untuk menguatkan rasa syukur kita. Semoga
nikmat-nikmat yang kita syukuri ini akan senantiasa ditambah oleh Allah swt.
Amin.
 

وَاِذْ تَاَذَّنَ
رَبُّكُمْ لَىِٕنْ شَكَرْتُمْ لَاَزِيْدَنَّكُمْ وَلَىِٕنْ كَفَرْتُمْ اِنَّ
عَذَابِيْ لَشَدِيْدٌ. أَقُوْلُ قَوْلِيْ هٰذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ لِيْ
وَلَكُمْ، فَاسْتَغْفِرُوْهُ، إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ



 

Download Teks Khutbah Jumat: Warnai Umur dengan Syukur dan Tafakkur


Untuk mengunduh teks khutbah diatas silakan klik dibawah ini:


Khutbah II
 

الْحَمْدُ لِلّٰهِ
وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ ثُمَّ الْحَمْدُ لِلّٰهِ. أَشْهَدُ أنْ لآ إلَهَ إِلَّا اللهُ
وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ
وَرَسُوْلُهُ الَّذِيْ لَا نَبِيّ بَعْدَهُ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى
نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى أَلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ
إِلَى يَوْمِ القِيَامَةِ

 

أَمَّا بَعْدُ،
فَيَا أَيُّهَا النَّاسُ أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ
الْمُتَّقُوْنَ. فَقَالَ اللهُ تَعَالَى: إِنَّ اللهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ
عَلَى النَّبِيِّ، يٰأَ يُّها الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا
تَسْلِيْمًا اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى أَلِ
سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ

 

اَللَّهُمَّ
اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنَاتِ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِمَاتِ،
اَلْأَحْياءِ مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ. اَللَّهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا اْلبَلاَءَ
وَاْلوَبَاءَ وَالزَّلاَزِلَ وَاْلمِحَنَ وَسُوْءَ اْلفِتَنِ مَا ظَهَرَ مِنْهَا
وَمَا بَطَنَ عَنْ بَلَدِنَا إِنْدُونِيْسِيَّا خآصَّةً وَسَائِرِ اْلبُلْدَانِ
اْلمُسْلِمِيْنَ عامَّةً يَا رَبَّ اْلعَالَمِيْنَ

 

اَللَّهُمَّ
أَرِنَا الْحَقَّ حَقًّا وَارْزُقْنَا اتِّبَاعَهُ وَأَرِنَا الْبَاطِلَ بَاطِلًا
وَارْزُقْنَا اجْتِنَابَهُ. رَبَّنَا آتِناَ فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى
اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ وَاَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ
الْعٰلَمِيْنَ

 

عٍبَادَ اللهِ،
إِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِاْلعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيْتاءِ ذِي اْلقُرْبىَ
وَيَنْهَى عَنِ اْلفَحْشاءِ وَاْلمُنْكَرِ وَاْلبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ
تَذَكَّرُوْنَ، وَاذْكُرُوا اللهَ اْلعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ، وَاشْكُرُوْهُ عَلىَ
نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ، وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرْ

Cek MIINII Flashdisk HP 2TB Flash Drive Metal Waterproof High Speed U Disk Flash Drive dengan harga Rp48.200. Dapatkan di Shopee sekarang! https://shope.ee/3VJlg8BAi8?share_channel_code=1

Demikian informasi mengenai “Khutbah Jumat: Warnai Umur dengan Syukur dan Tafakkur” yang dapat kami sampaikan pada postingan kali ini. Semoga bermanfaat.



rasasalsa166@gmail.com

Recent Posts

Megophryidae) confirms underestimated diversity in the Gaoligong Mountains, with the description of A New Species | Mio Kitchen

 Xenophrys yingjiangensis Wu, Yu, Chen & Che,  in Wu, Yu, Chen, Kilunda, Zhang, Zuo, Zuo, Duan et Che,…

2 menit ago

Sukina Otoko to Wakaretai (2024) – 07+08 SUBTITLE INDONESIA | Mio Kitchen

Kembali lagi bersama Wibusubs dalam garapan dorama baru musim semi! Ini dia dorama musim semi…

1 jam ago

[Paleontology • 2024] Jurassic Fossil Juvenile reveals prolonged Life History in early Mammals | Mio Kitchen

AbstractLiving mammal groups exhibit rapid juvenile growth with a cessation of growth in adulthood. Understanding…

4 jam ago

Species New to Science: Limnonectes | Mio Kitchen

Red circles on the map represent genetic sampling localities for Limnonectes cassiopeia, new species, blue diamonds…

4 jam ago

Aenetus) from Australia and Papua New Guinea | Mio Kitchen

 AbstractFour new Aenetus Herrich-Schäffer species are described from northern Australasia; Aenetus simonseni sp. nov. from the top-end of the Northern Territory, Australia, A.…

4 jam ago

Militer Perancis Bagikan Ilmu Pengoperasian Jet Tempur Rafale ke TNI AU | Mio Kitchen

25 Juli 2024Pesawat tempur Rafale Prancis (photos: TNI AU)JAKARTA, KOMPAS.com - French Air and Space…

5 jam ago